Minggu, 13 April 2014

Universitas Gunadarma Telah Menjadi Pilihan Saya

                                      

       Dari pertama saya sudah yakin dengan Universita Gunadarma sebagai Universitas alternatif jika saya tidak diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Dan ternyata benar, saya tidak diterima di Perguruan Tinggi Negeri yang saya inginkan. Saat itu juga saya berfikir, mungkin Perguruan Tinggi Negeri bukan jalan terbaik untuk melanjutkan pendidikan saya. Tentunya Allah maha tahu apa yang hambanya butuhkan.

          Pada hari yang sama, yaitu ketika saya menerima pengumuman tidak lulunya saya untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri yang saya inginkan, saya dan ayah langsung bergegas menuju Universitas Gunadarma Kalimalang untuk mendaftarkan diri. Saya memilih kampus Gunadarma yang berlokasi di Kalimalang karena lebih dekat dari rumah dibanding dengan memilih kampus Gunadarma Depok.


                                      

      Sesampainya saya dan ayah di kampus kalimalang, saya dan ayah langsung menuju ruang pendaftaran Mahasiswa baru. Disana saya dan ayah menerima penjelasan tentang jurusan pendidikan yang bisa saya pilih. Tidak lama berfikir, saya langsung memilih jurusan Sistem Informasi dan Teknik Elektro sebagai jurusan alternatif jika saya tidak diterima di jurusan Sistem informasi.

            Setelah pendaftaran, saya mendapatkan jadwal ujian penerimaan Mahasiswa baru, PPSPPT, dll. Singkat cerita saya berhasil diterima menjadi Mahasiswa Universitas Gunadarma Kalimalang jurusan Sistem informasi. Dan pada saat itu seketika saya tidak sabar untuk segera kuliah di kampus yang telah menjadi pilihan saya, bertemu dengan teman-teman baru yang pastinya memiliki sifat dan karekter yang berbeda-beda.

Selasa, 25 Maret 2014

Bersepeda bersama kawan-kawan

                Pagi-pagi saya sudah siap untuk bersepeda, teman-teman yang lain sudah menunggu saya di halte tempat biasa kami bertemu. Saya segera menyiapkan sepeda dan segera menuju ke halte tempat mereka menunggu. Sesampainya saya di halte, ternyata masih ada seorang lagi yang belum datang yaitu joni. Tidak lama menunggu akhirnya joni pun datang. Setelah semua lengkap, kami segera goes menuju ke suatu perumahan yang biasa kami kunjungi untuk mengitari jalan perumahan tersebut. Setelah terasa lelah kami berhenti sejenak untuk istirahat dan minum. Kami segera menuju ke suatu danau yang berada di ujung perumahan tersebut.

          Danau buatan ini lumayan luas dan ada beberapa warung kopi tempat biasa pesepeda beristarahat sambil ngobrol bertukar pikiran. Kami memilih warung kopi pak Amat yang biasa kami kunjungi, di warung kopi pak Amat tersedia menu makanan bubur kacang hijau, mie rebus, kue pancong dan lain-lain. Sedangkan menu minumannya yaitu segala macam merek kopi dan minuman kemasan yang bervariasi di dalam lemari pendingin. Kami yang kehausan segera menyerbu lemari pendingin dan memilih minuman segar, namun sebagian lebih memilih kopi ataupun teh hangat. Mengobrol dan canda gurau kami pun pecah di warung kpi pak Mamat, biasanya kami berbincang tetang sepedda masing-masing, pekerjaan, sampai membicarakan negeri ini. 

             Tidak terasa hampir satu jam kami berada di warung kopi pak Mamat. Sebelum pulang, biasanya saya menyempatkan diri untuk berpisah dari mereka dan saya menuju tepi danau untuk menikmati sejuknya udara pagi ditepi danau tersebut. Tidak lama dari itu kami melanjutkan perjalanan mengitari perumahan tersebut dan akhirnya memasuki jalur perkampungan. Dijalur perkampungan ini jalan berubah drastis, yang sebelumnya jalan aspal mulus, sekarang berubah menjadi tanah yang bergelombang dan walaupun ada aspal itupun sudah hancur sana-sini. Akhirnya kami pun satu demi persatu berpisah ditengah perjalanan menuju rumah masing-masing.


By  :   Imam Syafi'i

Berkeliling Jam Gadang

                Pada saat itu saya, kakak dan adik saya berencana ingin bermain ke Jam Gadang Bukit Tinggi Sumatra Barat, kami berangkat dari rumah jam 10 pagi. Saya naik motor sendiri dan kakak naik motor bersama adik. Perjalanan menuju Bukit Tinggi begitu indah, kiri dan kanan jalan terdapat bukit-bukit, tebing, dan hamparan sawah hijau yang luas.

                Udara yang dingin dan segarpun saya rasakan di sepanjang perjalanan. Tidak terasa kira-kira 1 jam kami tiba di Bukit Tinggi dan lekas kami menuju tempat parkir yang terdekat dari Jam Gadang. Kami pun segera menuju Jam Gadang yang penuh cerita sejarah itu. Kami pun tiba tepat di depan Jam Gadang, begitu indah Jam peninggalan zaman belanda ini.

                Ada yang unik dari Jam Gadang ini, yaitu angka empat romawi yang terdapat pada jam ini bukanlah angka 4 romawi yang biasa kita kenal (IV) namun angka empat pada jam ini dituliskan (IIII). Di ujung paling atas jam ini terdapat atap khas rumah adat sumatra barat, saya bersyukur peninggalan sejarah ini masih terjaga dengan baik, karena banyak peninggalan sejarah yang tidak dijaga.

                Kami pun mengabadikan moment ini dengan berfoto bersama dengan riang. Tidak terasa perut sudah meminta untuk diisi, kami pun tidak kesulitan mencari tempat makan disini, karena banyak pedagang makanan dan pedagang kaki lima lainnya yang berjualan disekitar jam gadang. Akhirnya kami memilih untuk makan sate padang.

                Sate padang ini terdiri dari 6 tusuk sate dan satu setengah ketupat yang diguyur bumbu khas nikmat dan ditaburi bawang goreng gurih. Begitu lezatnya sate padang ini, harga satu porsinya 12.000 ribu rupiah. Sebelum pulang kami pun menyari pernak-pernik khas Bukit Tinggi yang banyak dijual pedangang kaki lima di sekitar Jam Gadang. Kami sepakat untuk membeli gantungan kunci berbentuk Jam Gadang dan baju yang bergambarkan Jam Gadang. Cukup menyenangkan jalan-jalan hari itu disekitar jam gadang yang ramai meriah dan indah.



By :  Imam Syafi'i

Jumat, 14 Maret 2014

Pulang Ke Kampung Halaman

                Bersamaan selesainya ujian semester saat itu 17 februari 2014 libur semester ganjil pun akhirnya tiba, aku sudah memesan jauh-jauh hari tiket pesawat untuk tgl 18 februari 2014 menuju padang sumatra barat, disana kedua orangtua dan adikku telah menunggu kedatanganku dari jakarta, sudah lama rasanya aku tidak berjumpa mereka disana.

                Sepulangnya aku dari kampus tercinta, aku langsung menyiapkan segala sesuatu yang harus aku bawa untuk esok hari. Hari yang aku tunggu-tunggu pun tiba dan dari pagi-pagi sekali saya sudah berangkat dari rumah menuju bandara soekarno-hatta untuk menghindari macetnya ibu kota.

                Setibanya di bandara aku langsung check-in dan menuju ruang tunggu, disana suadh banyak sekali orang-orang yang sedang menunggu gilirannya untuk masuk ke dalam pesawatnya masing-masing. Untungnya masih ada kursi kosong untuk aku tempati. Hampir satu jam setengah aku menunggu akhirnya tiba giliranku masuk ke dalam ruang kabin pesawat.

                Sebelum pesawat lepas landas tak henti-hentinya aku berdoa agar selamat sampai tujuan, bagaimanapun aku tetap takut ketinggian. Tak lama pesawatpun lepas landas dan mengudara, sementara itu diriku tetap terus beroda dan sesekali aku melihat ke jendela melihat pemandangan dibawah sana.

                Betapa indahnya alam semesta yang telah Allah ciptakan, awan-awan yang seperti kapas lembut, lautan yang begitu luas, gunung-gunung menjunjung tinggi, sungai-sungai panjang mengalir seperti ular panjang meliuk-liuk. Kemajuan teknologi yang telah manusia ciptakan membuat diriku bisa berada diatas awan, yang dahulu rasanya tidak mungkin kini menjadi mungkin.

                Tidak terasa satu setengah jam berlalu dan pesawatpun mendarat di bandara minang kabau sumatra barat. Sangat lega diriku karena telah mendarat, karena aku benar-benar takut ketinggian. Setelah mengambil barang-barang aku langsung menuju lobby bandara dan naik tarvel menuju kota payakumbuh. Dari bandara minang kabau kota padang menuju kota payakumbuh menempuh perjalanan 3 jam, lebih lama perjalanan di darat dari pada di langit, ya itu semua yang harus aku tempuh demi bertemu keluarga tercinta.

                Akhirnya tiba juga aku dirumah tercinta, senang rasanya bertemu kembali kedua orangtua dan adik tersayang, sudah lama aku tidak bertemu mereka, selama dirantau setiap hari aku memikirkan kabar mereka, dan sekarang sudah terbayar semua rasa kangen ku bertemu mereka kembali dengan keadaan sehat. Tidak ada kebahagian yang paling bahagia selain berkumpul dengan semua keluarga yang kita sayangi.



By : Imam Syafi'i

Minggu, 03 November 2013

Korelasi Antara Bahasa Indonesia Dengan Sistem Informasi

                 Secara umum, Bahasa dapat diartikan sebagai ucapan, pikiran dan perasaan seseorang yang disampaikan secara teratur dan digunakan sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat. Menurut Harimurti Kridaklaksana (1997) bahwa bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang arbitrer, digunakan para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama dan berkomunikasi untuk mengidentifikasi diri dihadapan orang lain.

Pengertian Bahasa

Bahasa adalah alat komunikasi anatara anggota masyrakat berupa symbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bahasa adalah cara komunikasi yang lebih kompleks dibandingkan cara berkomiunikasi yang lain seperti lewat lukisan,asap,dll. Arti bahasa merupakan symbol karena rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia harus diberikan makna tertentu pula.

Konsep-konsep dan teknologi(iptek) secra tidak langsung memperkaya khasanah bahasa Indonesia. Dengan demikian, semua produk budaya akan tumbuh dan berkembang pula sesuai  dengan perkembangan dan pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi itu.

Menurut sunaryo tanpa adanya bahasa, iptek tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu, bahasa juga berperan sebagai prasarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan iptek

Pengertian Sistem 

(Systema) dan bahasa yunani (sustema) adalah kesatuan yang terdiri dari komponen atau element yang di hubungkan bersama untuk memudahkan aliran beriformasi atau energi untuk mencapai suatu tujuan yang sama,kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.

Pengertian Informasi

Suatu data yang mempunyai nilai informasi yang berupa data,bentuk atau suara yang bisa kita rakan maafat nya,sistem juga mempunyai kesatuan yang saling berhubungan dalam satu jangkauan wilayah tertentu

Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan, di mana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang tergorganisasi.
Sistem informasi jg mempunyai pengertian lain yaitu  gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.

Korelasi antara Bahasa Indonesia dan Sistem Informasi

Dari penjelasan diatas, bahasa berfungsi sebagai sarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berpikir modern.  Sedangkan  system informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi. Tanpa adanya bahasa mungkin kita tidak dapat berkomunikasi atau berinteraksi dengan individu lainnya dan tidak dapat memberikan informasi.


Nama   :   Imam Syafi'i
NPM     :   13111535 
Kelas   :   3KA35 







Sumber : 





http://ghembiel09.blogspot.com/2010/11/peranan-bahasa-indonesia-dalam.html



http://npermana.mhs.uksw.edu/2012/11/pengertian-sistem-informasi.html



http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi



http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi



http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem

Minggu, 09 Juni 2013

Pendapatan Nasional (Teori Organisasi Umum 2)

Nama              :         Imam Syafi'i
NPM               :         13111535
Kelas              :         2 KA 35
Mata Kuliah    :         Teori Organisasi Umum 2
Dosen             :         CHRISTERA KUSWAHYU INDIRA
Tugas             :          Makalah 2  (Pendapatan Nasional)


Tugas Makalah 2 (Pendapatan Nasional)  bisa download di bawah ini  :

         DOWNLOAD DISINI

Minggu, 14 April 2013

Produksi Optimal


NAMA    :  IMAM SYAFI'I
NPM       :   13111535
KELAS     :   2KA35



Produksi adalah segala sesuatu yang secara langsung maupun tidak langsung ditunjukkan untuk menghasilkan barang dan jasa atau mempertinggi faedah barang guna memenuhi kebutuhan manusia. Produksi juga dimaksudkan untuk menghasilkan barang-barang konsumsi, yaitu barang-barang yang segera dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia atau konsumsi.

Untuk menjamin kegiatan produksi, diperlukan alat-alat yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang/jasa yang disebut factor produksi atau sumber daya ekonomi. Sumber daya ekonomi meliputi :

  1. factor produksi alam
  2. factor produksi tenaga kerja manusia
  3. factor produksi modal
  4. factor produksi kewirausahaan

Produksi optimal dikaitkan dengan penggunaan factor produksi untuk memproduksi output tertentu, posisi optimal ini dicapai dimana tidak dimungkinkan untuk meningkatkan output tanpa mengurangi produksioutput yang lain.

Tingkat Produksi Optimal

Tingkat produksi optimal atau Economic Production Quantitiy (EPQ) adalah sejumlah produksi tertentu yang dihasilkan dengan meminimumkan total biaya persediaan (Yamit, 2002). Metode EPQ dapatdicapai apabila besarnya biaya persiapan (set up cost) dan biaya penyimpanan (carrying cost) yang dikeluarkan jumlahnya minimum. Artinya, tingkat produksi optimal akan memberikan total biayapersediaan atau total inventori cost (TIC) minimum.

Metode EPQ mempertimbangkan tingkat persediaan barang jadi dan permintaan produk jadi. Metode ini juga mempertimbangkan jumlah persiapan produksi yang berpengaruh terhadap biaya persiapan.Metode EPQ menggunakan asumsi sbb :

  1. barang yang diproduksi mempunyai tingkat produksi yang lebih besar dari tingkat permintaan.
  2. selama produksi dilakukan, tingkat pemenuhan persediaan adalah sama dengan tingkat produksi dikurangi tingkat permintaan.
  3. Selama berproduksi, besarnya tingkat persediaan kurang dari Q (EPQ) karena penggunaan selama pemenuhan.

Penentuan Volume Produksi yang Optimal

Menurut Riyanto (2001), penentuan jumlah produk optimal hanya memperhatikan biaya variable saja. Biaya variable dalam persediaan pada prinsipnya dapat digolongkan sbb :

  1. Biaya-biaya yang berubah-ubah sesuai dengan frekuensi jumlah persiapan proses produksi yang disebut biaya persiapan produksi (set-up cost).
  2. Biaya-biaya yang berubah-ubah sesuai dengan besarnya persediaan rata-rata yang disebut biaya penyimpanan (holding cost).

Biaya penyimpanan terdiri atas biaya yang-biaya yang bervariasi secara langsung dengan kuantitas persediaan. Biaya penyimpanan per periode akan semakin besar apabila rata-rata persediaan semakin tinggi.Biaya yang termasuk sebagai biaya penyimpanan diantaranya :

  1. Biaya fasilitas-fasilitas penyimpanan (termasuk penerangan, pemanas atau pendingin)
  2. Biaya modal (opportunity cost of capital)
  3. Biaya keusangan
  4. Biaya perhitungan fisik dan konsiliasi laporan
  5. Biaya asuransi persediaan
  6. Biaya pajak persediaan
  7. Biaya pencurian, pengrusakan atau perampokan
  8. Biaya penanganan persediaan, dan sebagainya.











Sumber :  http://ferybisnissukaku.blogspot.com/2010/05/produksi-optimal.html
http://chandrapamungkas.wordpress.com/2011/04/05/produsen-dan-fungsi-produksi-produksi-optimal-dan-least-cost-combination/